Presiden Bush di Lempar Sepatu

inilah mungkin kejadian yang sangat memalukan sekaligus agak lucu yang di alami presiden Amerika Serikat George W Bush di masa-masa akhir jabatannya. Kejadian ini terjadi pada saat dia berkunjung ke Iraq dan sedang melakukan jumpa pers bersama Perdana menteri (PM) Iraq Nuri Al Maliki. Bush di lempar oleh seorang wartawan Iraq yang sering meliput di Kairo mesir, kejadian ini ketika presiden Bush mengucapkan “khairan katsiera”.

Bush yang mencoba-coba menggunakan bahasa Arab saat menutup jumpa pers itu, juga mengatakan, ‘khairan katsiera’ sambil tersenyum. Khairan katsiera berarti ‘terima kasih banyak.’
Kejadian mengejutkan ini terjadi ketika sang presiden negara adidaya itu tengah melakukan konferensi pers bersama PM Irak Nuri al Malik dalam rangka kunjungan perpisahannya. Di tengah jalannya acara, tiba-tiba seorang wartawan langsung berdiri dan melemparkan kedua sepatunya ke arah muka Bush.

Sontak, Bush dan seluruh orang yang berada di tempat kejadian sangat kaget dibuatnya. Beruntung, Bush berhasil menghindar dari serangan lontaran sepatu yang dialamatkan kepadanya tersebut.
Sang Pelakuadalah Muntazer al-Zaidi yang merupakan reporter chanel Al-Baghdadia sontak langsung diamankan pihak Paspampres Irak dan AS

Media Arab Sambut Gembira Pidato Ahmadinejad di Konferensi PBB

Ramallah – Media Arab menyambut gembira pidato Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad di konferensi antirasisme yang digelar PBB di Jenewa. Pidato itu menimbulkan aksi walk out puluhan diplomat Uni Eropa.

Al-Quds, koran Palestina yang terbit di Yerusalem memuat berita soal pidato Ahmadinejad tersebut.

“Negara-negara Eropa dan Barat mundur dari sesi itu saat pidato Presiden Iran begitu dia menyebutkan Palestina dan mengkritik pendirian negara Israel,” demikian tulis media tersebut seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (22/4/2009).

Al-Ayyam, yang terbit di Kota Ramallah, Tepi Barat, memuat berita itu di halaman depannya. Media itu menyebut pidato Ahmadinejad sebagai kritikan atas cara Israel memperlakukan rakyat Palestina.

Koran terkemuka berbahasa Arab yang terbit di London, Inggris, al-Quds al-Arabi, menuliskan bahwa Ahmadinejad semata-mata cuma mengungkapkan kebenaran.

“Ahmadinejad berhasil dalam membeberkan standar ganda Barat dan mengangkat penderitaan rakyat Palestina saat dia menyampaikan itu dalam pidatonya,” demikian editorial harian tersebut.

“Delegasi-delegasi Eropa yang mundur dari konferensi itu sebagai protes terhadap pidato Ahmadinejad membuktikan dengan jelas dukungan mereka atas rasisme Israel dan menunjukkan bahwa mereka mendukung pembantaian yang dilakukan terhadap rakyat Palestina,” imbuh editorial tersebut.

Dalam pidato di konferensi PBB di Jenewa tersebut, Ahmadinejad menyebut Israel sebagai “rezim rasis paling keji dan represif.” Pernyataan itu membuat puluhan delegasi Uni Eropa bergegas meninggalkan ruang konferensi.

Sekjen PBB Ban Ki-moon menyesalkan pernyataan Ahmadinejad tersebut. Sebab sebelum Ahmadinejad berpidato, Ban telah meminta pemimpin Iran itu untuk tidak mengeluarkan statemen yang memecah-belah.
detik.com

Korut Tuduh AS Tingkatkan Produksi Bom Bunke

27/10/2009 15:01
Liputan6.com, Seoul: Korea Utara, Selasa (27/10), menuduh Amerika Serikat meningkatkan produksi bom peledak-bunker yang ditargetkan ke lokasi nuklirnya. Surat kabar partai komunis yang berkuasa, Rodong Sinmun, di dalam tajuknya menyatakan AS akan mengirim bom itu untuk menyerang target bawah tanah militer dan fasilitas nuklir di Korea Utara. “Itu membuktikan bahwa Washington tidak melepaskan ambisinya untuk melumpuhkan Pyongyang dengan kekuatan,” ujar koran tersebut.

Sementara itu, surat kabar pemerintah Korea Utara, Minju Joson, dalam tajuk yang sama mengatakan, AS memproduksi bom seperti itu untuk melakukan serangan terlebih dulu terhadap fasilitas bawah tanahnya. “Pilihan republik kami hanya bisa menunggu waktu manakala martabat dan keselamatannya di bawah ancaman, dengan memperkuat pertahanan perangnya dengan sekuat tenaga,” ujarnya seperti dikutip ANTARA.

Militer AS menggunakan bom penghancur bunker dengan panduan sinar laser sejak Perang Teluk pada 1990-an untuk menghancurkan pusat komando bawah tanah di Irak.

Kementerian Unifikasi Korea Selatan mengatakan dalam satu laporan pekan lalu bahwa Korea Utara memiliki 20 lokasi berkaitan dengan nuklir yang ditunjang oleh sekitar 3.000 pekerja. Sebelas fasilitas itu berada di kompleks nuklir Yongbyon, di samping terdapat sembilan tambang dan fasilitas lain yang berkaitan dengan uranium.(AND)

Balas Dendam Tak Dikenal di Kelompok Noordin, Aset AS Masih Jadi Target

Jakarta – Sinyalemen bila tewasnya Noordin M Top akan memunculkan aksi balas dendam ditepis. Alasannya, balas dendam tidak dikenal di kelompok ini. Pemboman bisa saja ada dan aset milik Amerika Serikat (AS) jadi sasaran, tapi bukan karena balas dendam.

“Selama ini aksi balas dendam tidak pernah terjadi. Tidak ada balas dendam di kelompok ini, karena ini bukan alasan kuat untuk melakukan aksi,” jelas mantan petinggi Jamaah Islamiyah (JI) Nasir Abbas saat dihubungi melalui telepon, Jumat (18/9/2009).

Bagi kelompok ini target-target asing tetap menjadi sasaran karena dianggap musuh, bukan karena alasan balas dendam. ” Mereka tetap beralasan kuat untuk menghadapi AS,” jelasnya.

Alasan senada juga disampaikan pemerhati terorisme, Hermawan Sulistyo. Menurutnya balas dendam tidak dikenal dalam kelompok itu. “Mereka itu berjuang berdasarkan agama, soal baik dan jahat,” terang pria yang akrab disapa Kiki.

(ndr/iy)
detik.comnoordindalam

Bersama 10 Anggota MMI, Abu Jibril Datangi Mabes Polri

Kamis, 27 Agustus 2009 | 10:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Abu Jibril kembali mendatangi Mabes Polri untuk mencoba menemui anaknya, Mohamad Jibril Abdurrahman yang ditangkap polisi. Kali ini ia datang bersama 10 perwakilan Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) dari beberapa daerah yang baru tiba di Jakarta tadi pagi.

“Kami datang untuk bertemu dengan Mohamad Jibril yang ditahan karena dikaitkan dengan terorisme,” kata Ketua Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin Indonesia Irvan S Awwas di Mabes Polri.

Perwakilan Majelis Mujahidin datang dari Jakarta, Yogyakarta, Sumatera, dan Solo. Mereka ingin mengklarifikasi alasan Jibril dimaksukkan ke dalam DPO dan kemudian ditangkap oleh Densus 88. “Padahal, dia punya keluarga dan alamat jelas. Itu yang ingin kami klarifikasi,” katanya.

Menurutnya, Jibril harus dibebaskan sebelum tuduhan terhadapnya jelas. “Seseorang itu ditangkap karena perbuatan yang dia lakukan. Sementara Jibril, perbuatan apa yang dilakukan sehingga disebut teroris,” tutur Irvan.

Mengenai isu yang berkembang bahwa Jibril menyebarkan ajaran jihad dalam situs Arrahmah.com, ia menegaskan, tuduhan tesebut harus dibuktikan apakah jihad termasuk aksi terorisme atau bukan. “Kalau jihad dianggap terorisme, itu suatu intimidasi. Aparat harus klarifikasi kepada ahlinya, orang yang mengerti agama, bukan sepihak,” tuturnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, jika Jibril ditahan akibat situs tersebut, mengapa kepolisian baru menangkap Jibril dua hari lalu. Padahal, situs tersebut sudah ada sejak lama. “Jika itu yang terjadi, kenapa baru sekarang (ditangkap). Seharusnya ditindak sejak lama. Itu artinya apa yang dilakukan Arrahmah tidak berkaitan dengan terorisme,” ujarnya.

Awalnya, mereka akan bertemu dengan Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri, tetapi ketika mencoba mendatangi ruangan Kapolri, mereka diarahkan petugas untuk menuju Bareskrim. Saat ini mereka masih menunggu di ruang tamu Bareskrim.

kompas.com1041542p

Muslim Rusia Sambut Ramadhan di Masjid Moskow

Moskow (ANTARA/Khabar-OANA) – Ratusan warga Muslim di ibu kota Rusia, Moskow, memenuhi Masjid Pusat Moskow, pada Jumat (21/8) malam untuk menyambut bulan suci Ramadhan 1430 Hijriyah yang jatuh pada Sabtu (22/8).

Seperti umat Muslim di negara lainnya, warga Muslim di Moskow juga mengisi Ramadhan dengan membaca Al-Quran, berzikir, bersadakah dan ibadah sosial lainnya.

Imam Masjid Pusat Moskow, Marat Arshabayev, mengatakan Ramadhan merupakan bulan yang ditunggu-tunggu setiap Muslim, termasuk Muslim di Rusia.

Selain Muslim Rusia, para warga Muslim yang datang dari Kazakhstan, Saudi Arabia, Indonesia dan Malaysia juga bergabung untuk shalat tarawih di masjid tersebut.

Melaksanakan ajaran Nabi Muhammad dalam bulan ini bak mendapatkan pahala yang berlipat ganda dibanding bulan-bulan lainnya, oleh karena itu umat Muslim berlomba untuk berbuat kebaikan selama Ramadhan ini, kata Imam Marat Arshabayev.

Dalam pertengahan bulan Ramadhan, akan dibangun “tenda Ramadhan” di kompleks masjid yang terletak di pusat kota Moskow itu untuk menyediakan buka puasa bersama.

Hidangan buka puasa itu berupa kue-kue hangat dan disediakan pula masakan khas Turki dan Iran.

Bomb Meledakkan sebagian Hotel Rizt Charltron MEga Kuningan JAkarta

KESRA– 17 JULI: Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri menyatakan, aksi pemboman di hotel JW Mariot dan Ritz Carlton di kawasan Mega Kuningan, Setiabudi, Jaksel adalah bom bunuh diri.

Hal ini bisa dipastikan dari hasil olah dan reka tempat kejadian perkara di lokasi kejadian. Kapolri juga menyatakan, dua pelaku sedang dalam proses identifikasi.

Dia memastikan, proses identifikasi tersebut tidak memakan waktu lama karena pelaku di Ritz Cartlon seluruh kepalanya masih utuh. Menurut dia, jumlah pelaku bom bunuh diri itu ada dua orang. Di JW Marriot, meski kondisi tubuh pelaku rusak, namun kulit muka masih bisa diidentifikasi petugas forensik.

”Hal ini akan memudahkan upaya penelusuran untuk menangkap dan menindak tegas jaringan pelaku.” ujar Bambang Hendarso di depan Hotel Ritz Carlton, Jumat (17/7).

Kedua bom yang diledakkan di dua hotel tersebut, jelas Kapolri, dibawa pelaku dari kamar 1808 Hotel JW Marriot. Indikasinya, ada kesamaan bahan peledak dengan dua bom yang meledak dan sebuah bom yang masih aktif di kamar 1808 di lantai 18 hotel tersebut.

Pria bertinisial N

Jenderal polisi berbintang empat ini juga menyatakan, sejauh ini penggunaan kamar di hotel tersebut adalah pria berinisial N. Kasus pemboman yang diduga ada kaitan dengan pilpres seperti yang diungkapkan SBY, Hendarso melanjutkan, ada kemungkinan, karena pernah ditangkap seorang pelaku di daerah Kalimantan 5 Mei 2009 lalu.

Tersangka mengaku akan melakukan tindakan kekerasan dengan sasaran SBY. Ancaman serupa dialamatkan pada KPU dan juga agar presiden terpilih tidak bisa dilantik.

Bahan bom yang diidentifikasi hari ini, katanya, sama dengan bahan bom yang ditemukan polisi di daerah Cilacap dan Malang beberapa waktu lalu.

Dia mengimbau pada sejumlah pengelola hotel agar meningkatkan sistem pengamanan. Alasannya, kata Hendarso, sistem pengamanan yang dilakukan oleh hotel-hotel dan pasar sawalayan di Indoinedian belum begitu ketat.

”Saya di Arab Saudi saja disuruh lepas ikat pinggang. Jadi di sini, jangan orang mengaku bawa laptop kemudian dibiarkan begitu saja,” pesannya.

Bom di kamar 1808

Sebelumnya tim Puslabfor Mabes Polri dan Penyidik yang melakukan olah tempat kejadian perkara di Hotel JW Marriott menemukan sebuah bom aktif di kamar 1808 yang terletak di lantai 18. Bom berdaya ledak rendah itu serupa dengan yang meledak sebelumnya.

Kapolda Metro Jaya inspektur Jenderal Wahyono mengatakan bahwa bom itu berhasil dibawa masuk oleh para pelaku dengan menyamar sebagai seorang tamu. Mereka menyamar mengelabuhi petugas sehingga dapat melakukan aksinya tersebut. Meski pun demikian dia belum dapat menyimpulkan apakah Bom ini dilakukan dengan cara bunuh diri ataukah tidak.

“Kita belum dapat memastikan itu. Walaupun demikian kita akan terus melakukan penyelidikan,” terannya

Dibungkus tas laptop

Sementara itu Kadiv Humas Mabes Polri Inspettur Jenderal Nanan Sukarna mengatakan bom yang ditemukan di lantai 18 tersebut dibungkus dalam tas yang digunakan untuk laptop. Masih aktif dan dalam bentuk rangkaian, daya ledaknya dalam kategori rendah. “Ini sejenis Black Powder,” jelasnya.

Tim dari Gegana telah berhasil menjinakkanya dan dibawa ke Brimob Kelapa Dua.

Saat ini pihaknya masih mempelajari rekaman CCTV baik di Hotel Marriott maupun Ritz Carlton. Harus diakui bahwa pengamanan yang dilakukan di wilayah Mega Kuningan ini merupakan salah satu yang terketat. Tidak sembarangan orang dapat masuk wilayah ini. Kendaraan yang melintas pun diperiksa.

Walaupun begitu pihaknya masih belum mengetahui bagaimana pelaku dapat masuk ke dalam. “ini yang saat ini kita pelajari,”

Mengenai tudingan kelompok teroris dalam kejadian ini, kepolisian belum dapat mengambil kesimpulan. “Kita harus berangkat dari fakta. Begitupun dengan sejumlah asumsi yang mengatakan bahwa ini terkait dengan pemilihan presiden.”

Nanan pun belum banyak berkomentar tentang adanya penemuan potongan kepala yang tercerai berai di Hotel Ritz Carlton apakan itu orang yang melakukan bunuh diri ataukah bukan. “Belum dapat kita pastikan,” ujarnya

Dirakit di kamar

Sementara itu salah seorang anggota kepolisian dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polres jakarta Selatan Isnan Hafiz mengatakan kerusakan yang terjadi di Ritz Carlton terparah bukan di restorannya, melainkan di bagian lobi. “Bukan di restoran namun di bawah,”.

Menurutnya bagian atas hanyalah merupakan ekses dari getaran ledakan. Dia mengakui ada mayat dengan kondisi yang cukup parah dengan kepala yang terputus dari tubuhnya di bagian lobi. Namun dia juga tidak dapat memastikan apakah ini merupakan pelaku bunuh diri. “Belum dapat dipastikan,” ujarnya.

Informasi dari salah satu anggota kepolisian lain mengatakan, tidak menutup kemungkinan pelaku merakit bom itu di dalam. Mereka membawa masuk bahan-bahan peledak itu dalam beberapa bagian, lalu merakitnya di kamar dan meledakannya pada saat orang tidak menyangkanya. “Ada kemungkinan seperti itu,” ujarnya.

Bom yang digunakan untuk meledakkan Hotel JW Marriot dan Ritz Charlton Jakarta sama dengan yang digunakan pada pengeboman di JW Marriot tahun 2003 dan bom Bali II tahun 2004 lalu.

Menurut keterangan dari Kadiv Humas Polri, Irjen Nanan Sukarna, bahan peledak yang digunakan adalah dari jenis black powder. Jenis ini bisa menghasilkan ledakan dengan daya rusak rendah (low explosiv).

“Dari penyidikan yang dlakukan oleh Tim Gegana, memang ditemukan bahwa bom yang digunakan kurang lebih sama (dengan pemboman JW Marriot I dan bom Bali II),” kata Nanan dalam jumpa pers yang digelar di Mall Bellago, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/7) sore.

Nanan juga mengiyakan tentang penemuan bom aktif yang belum sempat meledak di Hotel JW Marriot. Bom aktif tersebut ditemukan sudah terakit di dalam sebuah tas laptop di kamar 1808 lantai 18 Hotel JW Marriot. (mo/ro/hr)

Bomb Meledakkan sebagian Hotel Rizt Charltron MEga Kuningan JAkarta

KESRA– 17 JULI: Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri menyatakan, aksi pemboman di hotel JW Mariot dan Ritz Carlton di kawasan Mega Kuningan, Setiabudi, Jaksel adalah bom bunuh diri.

Hal ini bisa dipastikan dari hasil olah dan reka tempat kejadian perkara di lokasi kejadian. Kapolri juga menyatakan, dua pelaku sedang dalam proses identifikasi.

Dia memastikan, proses identifikasi tersebut tidak memakan waktu lama karena pelaku di Ritz Cartlon seluruh kepalanya masih utuh. Menurut dia, jumlah pelaku bom bunuh diri itu ada dua orang. Di JW Marriot, meski kondisi tubuh pelaku rusak, namun kulit muka masih bisa diidentifikasi petugas forensik.

”Hal ini akan memudahkan upaya penelusuran untuk menangkap dan menindak tegas jaringan pelaku.” ujar Bambang Hendarso di depan Hotel Ritz Carlton, Jumat (17/7).

Kedua bom yang diledakkan di dua hotel tersebut, jelas Kapolri, dibawa pelaku dari kamar 1808 Hotel JW Marriot. Indikasinya, ada kesamaan bahan peledak dengan dua bom yang meledak dan sebuah bom yang masih aktif di kamar 1808 di lantai 18 hotel tersebut.

Pria bertinisial N

Jenderal polisi berbintang empat ini juga menyatakan, sejauh ini penggunaan kamar di hotel tersebut adalah pria berinisial N. Kasus pemboman yang diduga ada kaitan dengan pilpres seperti yang diungkapkan SBY, Hendarso melanjutkan, ada kemungkinan, karena pernah ditangkap seorang pelaku di daerah Kalimantan 5 Mei 2009 lalu.

Tersangka mengaku akan melakukan tindakan kekerasan dengan sasaran SBY. Ancaman serupa dialamatkan pada KPU dan juga agar presiden terpilih tidak bisa dilantik.

Bahan bom yang diidentifikasi hari ini, katanya, sama dengan bahan bom yang ditemukan polisi di daerah Cilacap dan Malang beberapa waktu lalu.

Dia mengimbau pada sejumlah pengelola hotel agar meningkatkan sistem pengamanan. Alasannya, kata Hendarso, sistem pengamanan yang dilakukan oleh hotel-hotel dan pasar sawalayan di Indoinedian belum begitu ketat.

”Saya di Arab Saudi saja disuruh lepas ikat pinggang. Jadi di sini, jangan orang mengaku bawa laptop kemudian dibiarkan begitu saja,” pesannya.

Bom di kamar 1808

Sebelumnya tim Puslabfor Mabes Polri dan Penyidik yang melakukan olah tempat kejadian perkara di Hotel JW Marriott menemukan sebuah bom aktif di kamar 1808 yang terletak di lantai 18. Bom berdaya ledak rendah itu serupa dengan yang meledak sebelumnya.

Kapolda Metro Jaya inspektur Jenderal Wahyono mengatakan bahwa bom itu berhasil dibawa masuk oleh para pelaku dengan menyamar sebagai seorang tamu. Mereka menyamar mengelabuhi petugas sehingga dapat melakukan aksinya tersebut. Meski pun demikian dia belum dapat menyimpulkan apakah Bom ini dilakukan dengan cara bunuh diri ataukah tidak.

“Kita belum dapat memastikan itu. Walaupun demikian kita akan terus melakukan penyelidikan,” terannya

Dibungkus tas laptop

Sementara itu Kadiv Humas Mabes Polri Inspettur Jenderal Nanan Sukarna mengatakan bom yang ditemukan di lantai 18 tersebut dibungkus dalam tas yang digunakan untuk laptop. Masih aktif dan dalam bentuk rangkaian, daya ledaknya dalam kategori rendah. “Ini sejenis Black Powder,” jelasnya.

Tim dari Gegana telah berhasil menjinakkanya dan dibawa ke Brimob Kelapa Dua.

Saat ini pihaknya masih mempelajari rekaman CCTV baik di Hotel Marriott maupun Ritz Carlton. Harus diakui bahwa pengamanan yang dilakukan di wilayah Mega Kuningan ini merupakan salah satu yang terketat. Tidak sembarangan orang dapat masuk wilayah ini. Kendaraan yang melintas pun diperiksa.

Walaupun begitu pihaknya masih belum mengetahui bagaimana pelaku dapat masuk ke dalam. “ini yang saat ini kita pelajari,”

Mengenai tudingan kelompok teroris dalam kejadian ini, kepolisian belum dapat mengambil kesimpulan. “Kita harus berangkat dari fakta. Begitupun dengan sejumlah asumsi yang mengatakan bahwa ini terkait dengan pemilihan presiden.”

Nanan pun belum banyak berkomentar tentang adanya penemuan potongan kepala yang tercerai berai di Hotel Ritz Carlton apakan itu orang yang melakukan bunuh diri ataukah bukan. “Belum dapat kita pastikan,” ujarnya

Dirakit di kamar

Sementara itu salah seorang anggota kepolisian dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polres jakarta Selatan Isnan Hafiz mengatakan kerusakan yang terjadi di Ritz Carlton terparah bukan di restorannya, melainkan di bagian lobi. “Bukan di restoran namun di bawah,”.

Menurutnya bagian atas hanyalah merupakan ekses dari getaran ledakan. Dia mengakui ada mayat dengan kondisi yang cukup parah dengan kepala yang terputus dari tubuhnya di bagian lobi. Namun dia juga tidak dapat memastikan apakah ini merupakan pelaku bunuh diri. “Belum dapat dipastikan,” ujarnya.

Informasi dari salah satu anggota kepolisian lain mengatakan, tidak menutup kemungkinan pelaku merakit bom itu di dalam. Mereka membawa masuk bahan-bahan peledak itu dalam beberapa bagian, lalu merakitnya di kamar dan meledakannya pada saat orang tidak menyangkanya. “Ada kemungkinan seperti itu,” ujarnya.

Bom yang digunakan untuk meledakkan Hotel JW Marriot dan Ritz Charlton Jakarta sama dengan yang digunakan pada pengeboman di JW Marriot tahun 2003 dan bom Bali II tahun 2004 lalu.

Menurut keterangan dari Kadiv Humas Polri, Irjen Nanan Sukarna, bahan peledak yang digunakan adalah dari jenis black powder. Jenis ini bisa menghasilkan ledakan dengan daya rusak rendah (low explosiv).

“Dari penyidikan yang dlakukan oleh Tim Gegana, memang ditemukan bahwa bom yang digunakan kurang lebih sama (dengan pemboman JW Marriot I dan bom Bali II),” kata Nanan dalam jumpa pers yang digelar di Mall Bellago, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (17/7) sore.

Nanan juga mengiyakan tentang penemuan bom aktif yang belum sempat meledak di Hotel JW Marriot. Bom aktif tersebut ditemukan sudah terakit di dalam sebuah tas laptop di kamar 1808 lantai 18 Hotel JW Marriot. (mo/ro/hr)

Kronologis Meninggalnya Michael Jackson

(foto: Ist)

LOS ANGELES – Meninggalnya Raja Pop Michael Jackson membuat terkejut banyak kalangan. Lalu bagaimanakah kronologis meninggalnya penyanyi berusia 50 tahun ini?

Sebagaimana dilansir Hollyscoop.com, Michael mengalami gangguan jantung dan langsung dilarikan ke UCLA Medical Center sekira pukul 13.00 waktu setempat, Kamis (25/6/2009).

Saat peristiwa tersebut, Michael didampingi dokter pribadinya yang setiap hari mengunjungi kakak kandung Janet Jackson tersebut.

Sekira pukul 13.14 waktu setempat, Michael dalam keadaan tak sadarkan diri tiba di rumah sakit. Sejumlah dokter dan personel gawat darurat langsung melakukan CPPR dan mencoba menyadarkan raja pop tersebut.

Akan tetapi upaya tersebut tidak berhasil, selanjutnya sekira pukul 14.26 waktu setempat, Michael Jackson diumumkan telah meninggal dunia.

Mengenai penyebab kematian, sampai saat ini belum dapat diketahui. Rencananya autopsy dijadwalkan berlangsung Jumat siang, waktu setempat. Jenazah Michael sudah dipindahkan dari UCLA Medical Center ke kantor koroner dengan menggunakan helikopter milik Sherif Los Angeles, sekira pukul 18.00 waktu setempat.

okezone.com

Muhammad Suhail Seorang perampok tersentuh hatinya dan mengatakan akan menjadi Islam ketika penjaga toko yang seorang Muslim merasa kasihan pada diri perampok tersebut. Muhammad Suhail seorang penjaga toko di New York, mendapat pujian masyarakat atas sikapnya terhadap perampok yang akan merampok tokonya. Perampok tersebut terkesan dan merasa terharu atas sikap belas kasih yang dilakukan Suhail pada dirinya.

Peristiwa tersebut terjadi sewaktu ia akan menutup tokonya setelah larut malam namun kamera pengawas yang ada ditokonya memperlihatkan ada seorang laki-laki yang datang menggunakan stik baseball menggunakan penutup muka dan kemudian mendekat ke dirinya kemudian memaksa ia menyerahkan uang.

Ketika Suhail berhasil mengambil senapan yang ia simpan dibawah meja konter tokonya, perampok yang menggunakan penutup muka itu langsung drop dan roboh menangis sambil berkata dia merampok hanya ingin memberi makan keluarganya yang kelaparan.

“Tolong jangan panggil polisi, saya tidak punya uang dan makanan di rumah saya,” katanya kepada Suhail.

“Dia menangis tersedu-sedu seperti seorang bayi,” kata Suhail menambahkan.

Suhail akhirnya trenyuh mendengar tangisan dan pengakuan jujur dari perampok tersebut, ia kemudian menawarkan uang 40 dollar dan sedikit roti kepada perampok itu, namun hanya setelah perampok itu mau berjanji tidak pernah lagi akan merampok.

“Ketika ia menerima uang 40 dollar dari saya, ia sangat takjub.”

Perampok itu terperanjat atas uang yang ia terima kemudian ia mengatakan kepada Suhail bahwa dia mau menjadi seorang Muslim seperti Suhail.

Suhail mengatakan dia kemudian berpura-pura mengIslamkan perampok tersebut dan kemudian Suhail menjabat tangan si perampok.

Penuh belas kasih

Muhammad Suhail
Suhail yang pindah ke AS dari Pakistan 20 tahun yang lalu,mengatakan bahwa ia tahu bagaimana rasanya tidak memiliki uang di AS.

Kesusahannya semasa ia tidak memiliki uang, menjadikan ia bersimpati terhadap pengakuan jujur perampok itu.

“Rasanya terlalu buruk untuk setiap orang dalam kondisi perekonomian seperti saat sekarang ini.”

Suhail mengatakan bahwa kemungkinan polisi masih mencari tersangka perampok tersebut, namun ia sudah mengiklaskan semuanya dan tidak berusaha untuk menuntut si perampok.

Bagi yang mengenali Suhail, sikap welas asihnya kepada perampok, bukanlah sesuatu hal yang mengejutkan.

“Bahkan ketika saya tidak punya uang untuk membeli sebungkus rokok, Suhail malah mengatakan “Silahkan, ambil saja,” kata Prudence Ferrante, yang bekerja di sebuah toko karpet dekat toko Suhail – kepada surat kabar Newsday Daily – yang pertama kali melihat kejadian perampokan itu dari rekaman kamera video di toko Suhail.

“Sebagian orang mempunyai perasaan, sebagian lagi tidak,” ujar Ferrante.

“Tapi saya tahu Suhail adalah orang yang memiliki perasaan.”

Sean Henry seorang pelanggan mengatakan bahwa Suhail dikenal sebagai manusia yang sangat peduli dan perhatian di masyarakat serta selalu tersenyum.

“Saya tidak melihat satu pun yang buruk dari dirinya.”(fq/iol/eramuslim)

“Saya Ingin Menjadi Muslim Seperti Anda”

Muhammad Suhail Seorang perampok tersentuh hatinya dan mengatakan akan menjadi Islam ketika penjaga toko yang seorang Muslim merasa kasihan pada diri perampok tersebut. Muhammad Suhail seorang penjaga toko di New York, mendapat pujian masyarakat atas sikapnya terhadap perampok yang akan merampok tokonya. Perampok tersebut terkesan dan merasa terharu atas sikap belas kasih yang dilakukan Suhail pada dirinya.

Peristiwa tersebut terjadi sewaktu ia akan menutup tokonya setelah larut malam namun kamera pengawas yang ada ditokonya memperlihatkan ada seorang laki-laki yang datang menggunakan stik baseball menggunakan penutup muka dan kemudian mendekat ke dirinya kemudian memaksa ia menyerahkan uang.

Ketika Suhail berhasil mengambil senapan yang ia simpan dibawah meja konter tokonya, perampok yang menggunakan penutup muka itu langsung drop dan roboh menangis sambil berkata dia merampok hanya ingin memberi makan keluarganya yang kelaparan.

“Tolong jangan panggil polisi, saya tidak punya uang dan makanan di rumah saya,” katanya kepada Suhail.

“Dia menangis tersedu-sedu seperti seorang bayi,” kata Suhail menambahkan.

Suhail akhirnya trenyuh mendengar tangisan dan pengakuan jujur dari perampok tersebut, ia kemudian menawarkan uang 40 dollar dan sedikit roti kepada perampok itu, namun hanya setelah perampok itu mau berjanji tidak pernah lagi akan merampok.

“Ketika ia menerima uang 40 dollar dari saya, ia sangat takjub.”

Perampok itu terperanjat atas uang yang ia terima kemudian ia mengatakan kepada Suhail bahwa dia mau menjadi seorang Muslim seperti Suhail.

Suhail mengatakan dia kemudian berpura-pura mengIslamkan perampok tersebut dan kemudian Suhail menjabat tangan si perampok.

Penuh belas kasih

Muhammad Suhail
Suhail yang pindah ke AS dari Pakistan 20 tahun yang lalu,mengatakan bahwa ia tahu bagaimana rasanya tidak memiliki uang di AS.

Kesusahannya semasa ia tidak memiliki uang, menjadikan ia bersimpati terhadap pengakuan jujur perampok itu.

“Rasanya terlalu buruk untuk setiap orang dalam kondisi perekonomian seperti saat sekarang ini.”

Suhail mengatakan bahwa kemungkinan polisi masih mencari tersangka perampok tersebut, namun ia sudah mengiklaskan semuanya dan tidak berusaha untuk menuntut si perampok.

Bagi yang mengenali Suhail, sikap welas asihnya kepada perampok, bukanlah sesuatu hal yang mengejutkan.

“Bahkan ketika saya tidak punya uang untuk membeli sebungkus rokok, Suhail malah mengatakan “Silahkan, ambil saja,” kata Prudence Ferrante, yang bekerja di sebuah toko karpet dekat toko Suhail – kepada surat kabar Newsday Daily – yang pertama kali melihat kejadian perampokan itu dari rekaman kamera video di toko Suhail.

“Sebagian orang mempunyai perasaan, sebagian lagi tidak,” ujar Ferrante.

“Tapi saya tahu Suhail adalah orang yang memiliki perasaan.”

Sean Henry seorang pelanggan mengatakan bahwa Suhail dikenal sebagai manusia yang sangat peduli dan perhatian di masyarakat serta selalu tersenyum.

“Saya tidak melihat satu pun yang buruk dari dirinya.”(fq/iol/eramuslim)

“Saya Ingin Menjadi Muslim Seperti Anda”

Muhammad Suhail Seorang perampok tersentuh hatinya dan mengatakan akan menjadi Islam ketika penjaga toko yang seorang Muslim merasa kasihan pada diri perampok tersebut. Muhammad Suhail seorang penjaga toko di New York, mendapat pujian masyarakat atas sikapnya terhadap perampok yang akan merampok tokonya. Perampok tersebut terkesan dan merasa terharu atas sikap belas kasih yang dilakukan Suhail pada dirinya.

Peristiwa tersebut terjadi sewaktu ia akan menutup tokonya setelah larut malam namun kamera pengawas yang ada ditokonya memperlihatkan ada seorang laki-laki yang datang menggunakan stik baseball menggunakan penutup muka dan kemudian mendekat ke dirinya kemudian memaksa ia menyerahkan uang.

Ketika Suhail berhasil mengambil senapan yang ia simpan dibawah meja konter tokonya, perampok yang menggunakan penutup muka itu langsung drop dan roboh menangis sambil berkata dia merampok hanya ingin memberi makan keluarganya yang kelaparan.

“Tolong jangan panggil polisi, saya tidak punya uang dan makanan di rumah saya,” katanya kepada Suhail.

“Dia menangis tersedu-sedu seperti seorang bayi,” kata Suhail menambahkan.

Suhail akhirnya trenyuh mendengar tangisan dan pengakuan jujur dari perampok tersebut, ia kemudian menawarkan uang 40 dollar dan sedikit roti kepada perampok itu, namun hanya setelah perampok itu mau berjanji tidak pernah lagi akan merampok.

“Ketika ia menerima uang 40 dollar dari saya, ia sangat takjub.”

Perampok itu terperanjat atas uang yang ia terima kemudian ia mengatakan kepada Suhail bahwa dia mau menjadi seorang Muslim seperti Suhail.

Suhail mengatakan dia kemudian berpura-pura mengIslamkan perampok tersebut dan kemudian Suhail menjabat tangan si perampok.

Penuh belas kasih

Muhammad Suhail
Suhail yang pindah ke AS dari Pakistan 20 tahun yang lalu,mengatakan bahwa ia tahu bagaimana rasanya tidak memiliki uang di AS.

Kesusahannya semasa ia tidak memiliki uang, menjadikan ia bersimpati terhadap pengakuan jujur perampok itu.

“Rasanya terlalu buruk untuk setiap orang dalam kondisi perekonomian seperti saat sekarang ini.”

Suhail mengatakan bahwa kemungkinan polisi masih mencari tersangka perampok tersebut, namun ia sudah mengiklaskan semuanya dan tidak berusaha untuk menuntut si perampok.

Bagi yang mengenali Suhail, sikap welas asihnya kepada perampok, bukanlah sesuatu hal yang mengejutkan.

“Bahkan ketika saya tidak punya uang untuk membeli sebungkus rokok, Suhail malah mengatakan “Silahkan, ambil saja,” kata Prudence Ferrante, yang bekerja di sebuah toko karpet dekat toko Suhail – kepada surat kabar Newsday Daily – yang pertama kali melihat kejadian perampokan itu dari rekaman kamera video di toko Suhail.

“Sebagian orang mempunyai perasaan, sebagian lagi tidak,” ujar Ferrante.

“Tapi saya tahu Suhail adalah orang yang memiliki perasaan.”

Sean Henry seorang pelanggan mengatakan bahwa Suhail dikenal sebagai manusia yang sangat peduli dan perhatian di masyarakat serta selalu tersenyum.

“Saya tidak melihat satu pun yang buruk dari dirinya.”(fq/iol/eramuslim)