Presiden Ahmadinejad Blokir Facebook

25/05/2009 13:18

Liputan6.com, Teheran: Bila di Indonesia situs jejaring sosial Facebook menjadi media bagi para calom pemimpin negara untuk berkampanye, namun tak demikian di Iran. Pemerintah Iran, baru-baru ini, memblokir situs pertemanan dunia maya itu hingga pemilihan umum 12 Juni.

Meski pemerintahan Presiden Mahmoud Ahmadinejad kerap memblokir situs yang dinilai bertentangan dengan ajaran Islam, langkah ini menimbulkan tanda tanya, terutama di kalangan pendukung reformasi. Banyak yang menuduh langkah ini untuk menjegal partai oposisi yang gemar berkampanye lewat Facebook. “Dulu pemerintah memblokir situs yang mengandung informasi amoral. Lalu situs politik yang menentang pemerintah. Tapi sekarang sudah berlebihan,” kata Barzegar, pengguna internet di Iran.

Di Indonesia, para pengguna Facebook boleh bernapas lega. Walau sempat muncul wacana fatwa haram terhadap situs ini oleh sebagian ulama, Majelis Ulama Indonesia (MUI) tak setuju. Menurut data sebuah blog yang mendata lalu lintas internet, di Indonesia ada sekitar 831 ribu pengguna Facebook. Ini adalah kenaikan sebesar 645 persen dalam setahun terakhir. Diperkirakan, angka ini masih bertambah

Media Arab Sambut Gembira Pidato Ahmadinejad di Konferensi PBB

Ramallah – Media Arab menyambut gembira pidato Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad di konferensi antirasisme yang digelar PBB di Jenewa. Pidato itu menimbulkan aksi walk out puluhan diplomat Uni Eropa.

Al-Quds, koran Palestina yang terbit di Yerusalem memuat berita soal pidato Ahmadinejad tersebut.

“Negara-negara Eropa dan Barat mundur dari sesi itu saat pidato Presiden Iran begitu dia menyebutkan Palestina dan mengkritik pendirian negara Israel,” demikian tulis media tersebut seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (22/4/2009).

Al-Ayyam, yang terbit di Kota Ramallah, Tepi Barat, memuat berita itu di halaman depannya. Media itu menyebut pidato Ahmadinejad sebagai kritikan atas cara Israel memperlakukan rakyat Palestina.

Koran terkemuka berbahasa Arab yang terbit di London, Inggris, al-Quds al-Arabi, menuliskan bahwa Ahmadinejad semata-mata cuma mengungkapkan kebenaran.

“Ahmadinejad berhasil dalam membeberkan standar ganda Barat dan mengangkat penderitaan rakyat Palestina saat dia menyampaikan itu dalam pidatonya,” demikian editorial harian tersebut.

“Delegasi-delegasi Eropa yang mundur dari konferensi itu sebagai protes terhadap pidato Ahmadinejad membuktikan dengan jelas dukungan mereka atas rasisme Israel dan menunjukkan bahwa mereka mendukung pembantaian yang dilakukan terhadap rakyat Palestina,” imbuh editorial tersebut.

Dalam pidato di konferensi PBB di Jenewa tersebut, Ahmadinejad menyebut Israel sebagai “rezim rasis paling keji dan represif.” Pernyataan itu membuat puluhan delegasi Uni Eropa bergegas meninggalkan ruang konferensi.

Sekjen PBB Ban Ki-moon menyesalkan pernyataan Ahmadinejad tersebut. Sebab sebelum Ahmadinejad berpidato, Ban telah meminta pemimpin Iran itu untuk tidak mengeluarkan statemen yang memecah-belah.
detik.com

Dugaan Keterlibatan Israel dalam Serangan WTC AS Bukan Hal Baru

wtc4

Jakarta – Media Amerika Serikat (AS) New York Times menyebut dugaan keterlibatan Israel dalam serangan gedung World Trade Center (WTC) AS pada 11 September 2001 lalu. Tudingan ini dianggap bukan hal yang baru. Sebab, waktu awal serangan ini terjadi banyak pihak yang juga menuding hal yang sama.

Keterlibatan Israel tersebut berawal karena terungkapnya sebuah nama Ali al Jarrah. Ali adalah seorang agen Mossad, dinas rahasia Israel. Ali ini adalah sepupu Ziad al-Jarrah, yang merupakan salah satu pembajak pesawat dalam tragedi itu.

Sejauh manakah kebenaran dugaan keterlibatan Israel tersebut? Berikut wawancara detikcom dengan pengamat politik Timur Tengah dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Hamdan Basyar, Rabu (11/3/2009).

Bagaimana komentar Bapak soal dugaan keterlibatan Israel dalam serangan 11 September di WTC seperti yang diberitakan oleh media AS?

Saya belum baca. Tapi kalau dari berita-berita yang dulu pernah dimuat, di sana mengatakan ada sekian ribu pekerja yang ada di gedung itu yang diduga keturunan Yahudi kok kebetulan tidak masuk. Apa mereka sebelumnya telah diberi tahu, wallahu a’lam.

Dalam teori konspirasi, itu bisa saja terjadi. Tapi saya belum tahu, apakah dalam hal ini Israel terlibat atau tidak. Zionis kan ada di mana-mana. Yang menjadi heran, kenapa setelah terjadi peristiwa itu komentar Bush (George W Bush) waktu ini adalah Perang Salib. Bush langsung mengarah ke Osama bin Laden sebagai pelakunya. Sehingga keluarlah policy tentang pemberantasan teroris.

Kok baru sekarang media AS membahas masalah ini?

Kalau sekarang media AS seperti itu memang agak aneh juga. Karena media massa AS selama ini dikuasai jaringan Zionis.

Apakah ini terkait dengan kepemimpinan baru Obama yang berusaha untuk menjaga hubungan baik dengan dunia Islam, sehingga media AS mulai berani mengungkap hal ini?

Memang perubahan politik memberi suasana bagi media massa AS semakin terbuka. Jadi ada suasana yang berubah.

Apakah keberanian media AS ini juga terkait dengan policy AS tentang perang Irak yang belakangan juga ditentang oleh warga AS?

Fungsi media massa adalah mengungkapkan sesuatu yang tidak diketahui oleh publik. Jadi harus cover both side. Tidak bisa satu pihak saja, sehingga pihak lain juga harus diberi kesempatan. Soal perang Irak, Saddam yang dituduh punya senjata perusak massal sampai saat ini belum ditemukan.

Tapi apakah masuk akal cuma karena sepupunya adalah yang membajak pesawat yang akhirnya menabrak WTC seseorang juga disebut sebagai teroris?

Memang kesimpulan seperti itu bisa iya bisa tidak. Semestinya harus dibuktikan. Kalau kita pakai teori konspirasi, bisa jadi disambung-sambungkan ini keponakan siapa, itu saudaranya siapa, apakah ada kaitannya mengarah ke sana. Kalau benar seperti itu, biasanya malah ditutupi untuk tidak diketahui oleh publik.

Saya punya gambaran, waktu itu ada wanita AS tewas dilindas oleh tanki Israel. Kalau nggak salah namanya Rachel. Dia berani menentang pemerintah Israel dengan menghalang-halangi penggusuran oleh Israel di Palestina. Tapi media massa barat mengatakan, kematian Rachel tidak seperti itu. Meninggal karena hal yang lain. Kalau diberitakan yang sebenarnya, AS akan protes ke Israel. (anw/nrl)

sumber: detik.com

Kepala Obama kejedot Pintu Heliopter

Washington – Helikopter kepresidenan yang canggih tampaknya tak membuat Presiden Amerika Serikat Barack Obama ‘aman-aman’ saja. Obama toh kejedot atap pintu helikopter Marine One saat hendak masuk ke dalam heli. Dukk!

Insiden kecil ini terjadi di Washington, saat Obama hendak terbang menuju Pangkalan Militer Andrews di Marryland untuk diangkut dengan pesawat kepresidenan Air Force One ke Indiana, Selasa 9 Februari 2009 waktu setempat.

Obama mungkin lupa, dirinya mempunyai tubuh yang tinggi sekitar 6 kaki atau sekitar 183 centimeter, lebih tinggi dari atap pintu helikopter. Seusai melambaikan tangan dan hendak menuju ke dalam dengan mundur tiba-tiba, dukk!

Pria Afro-Amerika yang dikenal cool ini sempat agak meringis kesakitan, seperti dilansir dari Independent, Rabu (11/2/2009). Peristiwa itu pun terabadikan kamera wartawan yang memang sudah bersiaga memotret Obama pada penerbangan kelimanya dengan helikopter ini.

Peristiwa ini bukan yang pertama kalinya bagi Presiden AS. Pendahulu Obama, George W Bush pernah juga kejedot helikopter beberapa minggu setelah menjabat presiden.

Tampaknya, Presiden AS memang membutuhkan helikopter yang lebih besar.
Detik.com

Kebiadapan Israel,Dan Kehancurannya….


Sebetulnya tadinya saya ingin mebuat postingan tentang tahun baru,tapi melihat berita dimana serangan israel yang menghancurkan palestina saya jadi mengurungkan niat saya tersebut.
Sperti yang anda ketahui bahwa beberapa hari yang lalu israel menyerang jalur gaza yang katanya bertujuan untuk mempertahankan diri dari serangan roket hamas yang notabene merupakan sebuah alasan yang tidak masuk akal,selain itu serangan israel tersebut telah menewaskan ratusan penduduk sipil yang sebagian besar adalah wanita dan anak-anak,sungguh perbuatan yang biadab…

But,sadarkah israel bahwa mereka hanya akan mengulangi kesalahan beberapa tahun yang lalu,dimana mereka kalah berperang melawan kelompok hizbullah.Saya yakin Allah akan membantu rakyat palestina seperti mereka membantu rakyat lebanon dari kebiadapan israel.
Israel akan Hancur dan Palestina Akan Berjaya,But benarkah itu akan terjadi?!
Maybe Yes Maybe no,bila melihat dari segi kekuatan hamas jauh berbeda dari Hizbullah,hizbullah punya ratusan ribu roket dan rudal sedangkan hamas hanya punya ribuan.but,Allah telah memberikan tanda,Iran telah memberikan isyarat baha mereka akan membantu rakyat palestina,smoga saja Israel Hancur…

adi nugroho

DigNow.org

Michael Jackson Masuk Islam

Sabtu, 22 November 2008 07:57
Cetak PDF
Michael Jackson Masuk Islam

LONDON, TRIBUN – Lama tak terdegar beritanya, kabar mengejutkan datang dari penyanyi yang ngetop di era 80-an Michael Jackson.
Musisi asal Amerika itu diberitakan telah memeluk agama Islam. Serius dengan pilihannya, Michael juga mengganti namanya dengan Mikaeel.
Seperti dilaporkan The Sun, Michael masuk islam setelah berdiskusi dengan seorang produser dan pengarang lagu.
Menurut The Sun, seorang sumber mengatakan, penyanyi asal Inggris yang telah masuk Islam sebelumnya, Jusuf Islam membantu Michael saat penyanyi itu mengucapkan kalimat syahadat

LONDON (Suaramedia) Legenda hidup pop dunia Michael Jackson dikabarkan telah memeluk agama Islam. Setelah melepas status sebagai pemeluk Saksi Jehovah, Michael Jackson berganti nama menjadi Mikaeel Jackson.

Menurut koran Inggris The Sun, Jacko -nama beken Jackson- mengucapkan dua kalimat syahadat di rumah sahabatnya yang juga komposer album terlaris Thriller, Steve Porcaro, di Los Angeles dan dihadiri seorang penyanyi ternama, Yosef Islam – dulunya bernama Cat Steven sebelum masuk Islam. Dalam momen religius tersebut, Jacko duduk di lantai dengan menggunakan topi kecil berwarna hitam dan dipandu seorang imam. Kabar menghebohkan datang dari si King of Pop Michael Jackson. Penyanyi yang akrab disapa Jacko itu disebut-sebut telah memeluk agama Islam.
Jacko memeluk Islam dengan mengucapkan dua kalimat syahadat di rumah temannya di Los Angeles, Amerika Serikat. Nama Jacko pun berubah menjadi Mikaeel.

“Mikaeel adalah nama salah satu malaikat dalam Islam,” ujar seorang sumber. Jacko sebenarnya sempat ditawari nama Mustafa, namun ditolaknya .

Saat mengucapkan dua kalimat syahadat, Jacko duduk di lantai dengan mengenakan topi kecil. Momen tersebut berlangsung sangat khidmat.

Jacko memutuskan masuk Islam setelah ia mendengarkan pengalaman produser dan penulis albumnya. Kedua orang tersebut meyakinkan pelantun ‘Ben’ itu, bahwa setelah menjadi muslim hidup mereka lebih baik.

“Seorang imam pun kemudian dipanggil dari sebuah masjid untuk menuntun Micahel membaca dua kalimat syahadat,” lanjut si sumber.

Setelah memeluk Islam, Jacko dikabarkan terbang ke Mekkah.

Presiden Bush di Lempar Sepatu

inilah mungkin kejadian yang sangat memalukan sekaligus agak lucu yang di alami presiden Amerika Serikat George W Bush di masa-masa akhir jabatannya. Kejadian ini terjadi pada saat dia berkunjung ke Iraq dan sedang melakukan jumpa pers bersama Perdana menteri (PM) Iraq Nuri Al Maliki. Bush di lempar oleh seorang wartawan Iraq yang sering meliput di Kairo mesir, kejadian ini ketika presiden Bush mengucapkan “khairan katsiera”.

Bush yang mencoba-coba menggunakan bahasa Arab saat menutup jumpa pers itu, juga mengatakan, ‘khairan katsiera’ sambil tersenyum. Khairan katsiera berarti ‘terima kasih banyak.’
Kejadian mengejutkan ini terjadi ketika sang presiden negara adidaya itu tengah melakukan konferensi pers bersama PM Irak Nuri al Malik dalam rangka kunjungan perpisahannya. Di tengah jalannya acara, tiba-tiba seorang wartawan langsung berdiri dan melemparkan kedua sepatunya ke arah muka Bush.

Sontak, Bush dan seluruh orang yang berada di tempat kejadian sangat kaget dibuatnya. Beruntung, Bush berhasil menghindar dari serangan lontaran sepatu yang dialamatkan kepadanya tersebut.
Sang Pelakuadalah Muntazer al-Zaidi yang merupakan reporter chanel Al-Baghdadia sontak langsung diamankan pihak Paspampres Irak dan AS